Thursday, January 16, 2014

Kasus Etika : "Waste Management, Inc."



Waste management , Inc (WMI) didirikan oleh dua sepupu Dean Buntrock dan Wayne Huizenga. Perusahaan bergerak dalam industri pembuangan limbah di AS. Waste menjadi perusahaan manajemen limbah terbesar di AS. Sayangnya pertumbuhan sebenarnya didukung oleh “kebijakan akuntansi yang agresif” dan ketika profitabiltas dan pertumbuhan riil melambat pada awal periode 1990-an, Dean Buntrock dan rekan-rekannya mulai memanipulasi laporan keuangan perusahaan untuk menjaga tampilan kesuksesan perusahaan. Akhirnya, kurangnya pertumbuhan riil terungkap, manajemen tela berubah dan penyelidikan dimulai. Pada bulan februari 1998, WMI mengumumkan penyajian kembali laba yang dilaporkan dalam periode 1992-1996, mengakui bahwa keuntungan telah digelembungkan sebesar $3,54 miliar sebelum pajak. Dampaknya harga saham WMI tidak menguntungkan dan pertumbuhan saham mulai rusak.
SEC menyelidiki dan memasukan tuntutan atas kecurangan besar-besaran terhadap mantan pejabat WMI, Arthur Andersen sebagai auditor, dan beberapa mitra Arthur Andersen. Arthur Andersen dikenakan denda sebesar $7 juta, sedangkan mitra-mitranya dikenakan denda dan dilarang berpraktik lagi oleh SEC. untuk membayar tuntutan atas class action dari para pemegang saham, WMI membayar denda sebesar $677 juta ,dan Arthur Andersen membayar denda $95 juta.
Pada bulan juli 1997, Buntrock menyerahkan jabatannya untuk Ronald T. Lemay yang sebelumnya adalah seorang eksekutif di Sprint Corp. pada tanggal 29 oktober , setelah 3 bulan ia bekerja di WMI, ia mengundurkan diri dan kembali ke perusahaan lamanya. Namun, Lemay telah melakukan penyelidikan atas manipulasi akuntansi yang kemudian menjadi titik awal untuk mengetahui perlunya penyajian kembali laporan keuangan periode 1992-1996 yang diperlukan untuk mengoreksi berbagai penggelembungan dan titik awal untuk investigasi SEC berikutnya. Dalam informasi yang di rilis SEC pada tanggal 28 maret 2002, SEC membuat tuduhan sebagai berikut :
Terdakwa secara curang memanipulasi hasil keuangan perusahaan untuk memenuhi target laba yang telah ditentukan dengan secara tidak tepat menghilangkan dan menunda beban periode berjalan untuk melakukan banyak praktik akuntansi yang tidak benar untuk mencapai tujuan ini. Diantaranya :
·         Menghindari beban penyusutan truk sampah mereka dengan menetapkan nilai sisa yang tidak mendukung dan meningkat sisanya serta memeperpanjang masa manfaat.
·         Menetapkan nilai sisa dengan sewenang-wenang pada asset lain yang sebelumnya tidak memiliki nilai sisa.
·         Gagal untuk mencatat beban penurunan nilai dari tempat pembungan sampah karena mereka telah dipenuhi dengan sampah.
·         Menolak untuk mencatat beban yang diperlukan untuk menghapus biaya akibat ketidaksuksesan dan pengabaian proyek pengembangan tempat pembungan sampahnya.
·         Membentuk cadangan lingkungan yang meningkat sehubungan dengan akuisisi sehingga kelebihan cadangan dapat digunakan untuk menghindari pencatatan beban usaha yang tidak terkait.
·         Mengkapitalisasi berbagai biaya secara tidak benar
·         Gagal untuk membentuk cadangan yang cukup untuk membayar pajak penghasilan dan biaya-biaya lainnya.
Manipulasi ini menimbulkan jumlah agregat selama periode 992-1996 seperti ditunjukan oleh penyajian kembali kumulatif yang diumumkan pada awal tahun 1998 sebagaimana dilaporkan dalam keluhan SEC. Arthur Andersen melanjutkan tugasnya sebagai auditor perusahaan tetapi dengan pengawasan komite audit dan melibatkan KAP Big 5 lainnyauntuk mengawasi penyajian kembali laporan keuangan. Pada bulan februari 1998 WMI mengumumkan bahwa perusahaan menyajikan kembali laporan keuangan untuk periode 1992-1996 serta tiga kuatal pertama tahun 1997. Dalam penyajian kembali, melalui tiga kuartal pertama, perusahaan mengakui secara material telah menggelembungkan laba sebelum pajak sekitar $1,7 miliar dan mengecilkan elemen tertentu dari beban pajaknya sebesar $190 juta. Perusahaan mengakui bahwa secara keseluruhan perusahaan telah menggelembungkan laba bersih setelah pajak sebesar lebih dari $1 miliar.
Pada awal kecurangan , manajemen menutup biaya audit Andersen dan menyarankan para mitra Andersen bahwa KAP bisa mendapatkan biaya tambahan melalui “pekerjaan khusus”. Akan tetapi Andersen mengidentifikasi praktik akuntansi yang tidak benar serta mengukur dampaknya pada laporan keuangan perusahaan. Andersen menagih kantor pusat perusahaan WMI sebesar $7,5 juta untuk biaya audit. Hal tersebut berlangsung selama periode tuuh tahun. Namun, Andersen juga menagih biaya sebesar $11,8 juta untuk biaya lain diantaranya banyak yang terkait dengan pajak, layanan konsultasi, dan masalah regulasi. Selain itu entitas yang terkait, Andersen Consulting juga menagih kantor pusat WMI sebesar $6 juga untuk tambahan biaya non audit.
Namun, walaupun bersalah, Arthur Andersen tidak dipecat sebagai auditor WMI sampai tahun 2010. Menurut komite audit, Arthur Andersen terus membantu pemeriksaan akuntansi. “jika anda ingin menemukan dimana tulang dikuburkan, … ‘anda harus menggunakan anjing.’”. Arthur Andersen dan WMI telah digugat untuk beberapa class action oleh banyak pemegang saham yang marah. Tidak mengherankan jika timbul keyakinan bahwa para pemegang saham akan ditempatkan pada manajemen WMI dan pengumuman laba akan dating terkikis secara parah.
Kasus Etika : Waste Management, Inc.
1.      Mengapa Arthur Andersen tidak menentang keinginan management WMI?
Jawab: Karena, Arthur Andersen tertarik untuk menerima tawaran uang sebesar $11,8 juta dari WMI diluar gaji pokok audit sebesar $7,5 juta untuk melakukan kecurangan keuangan yang besar, yaitu memanipulasi hasil keuangan perusahaan untuk memenuhi target laba yang telah ditentukan dengan menghilangkan dan menunda beban periode berjalan. Selain biaya tersebut ada sebuah entitas yang terkait yaitu Andersen Consulting yang menagih perusahaan WMI sekitar $6 juta untuk biaya tambahan non audit.

2.      Apakah aspek-aspek model manajemen resiko yang keliru dipertimbangkan oleh mitra Arthur Andersen?
Jawab : Kebijakan akuntansi yang agresif dan ketika probabilitas dan pertumbuhan riil melambat pada awal tahun 1990an. Dean Buntrock mulai memanipulasi laporan keuangan perusahaan untuk menjaga tampilan kesuksesan perusahaan.

3.      Kepada siapakah seharusnya Arthur Andersen dapat mengeluhkan jika manajemen WMI bertindak tidak benar ?
Jawab :
Komite Audit American Institute Certified of Publik Accountants (AICPA) menerbitkan SAS no. 60 dan 61 yang bertujuan untuk menciptakan link antara auditor dengan pemilik, yakni mela lui komunikasi antara auditor independen dengan komite audit. Hal penting yang disebutkan dalam standar tersebut, antara lain pengungkapan kelemahan pengendalian internal , adanya perbedaan pendapat dengan manajemen, pengaruh dari kebijakan akuntansi tertentu yang signifikan, serta kendala yang dihadapi dalam melakukan audit.

4.      Apakah Dewan Direksi WMI dan Komite Audit melakukan pekerjaannya?
Jawab: Tidak, hal ini terbukti oleh WMI melakukan kecurangan keuangan yang besar, yaitu memanipulasi hasil keuangan perusahaan untuk memenuhi target laba yang telah ditentukan dengan menghilangkan dan menunda beban periode berjalan. Mereka melakukan banyak praktik akuntansi yang tidak benar untuk mencapai tujuan diantaranya yaitu :
·         Menghindari beban penyusutan truk sampah dengan emnetapkan nilai yang tidak mendukung dan meningkat sisa, serta memperpanjang masa manfaat.
·         Menetapkan nilai sisa dengan sewenang – wenang pada aset lain yang sebelumnya tidak memiliki nilai sisa.
·         Gagal untuk mencatat beban penurunan nilai dari tempat pembuangan sampah karena telah dipenuhi dengan sampah.
·         Menolak untuk mencatat beban yang  diperlukan untuk menghapus biaya akibat ketidak suksesan dan pengabaian proyek pengembangan tempat pembuangan sampahnya.
·         Cadangan lingkungan yang meningkat (Kewajiban) sehubungan dengan akuisisi sehingga kelebihan cadangan dapat digunakan untuk menghindari pencatatan beban usaha yang terkait.
·         Mengkapitalisasi berbagai biaya secara tidak benar.
·         Gagal untuk membentuk cadangan yang cukup (Kewajiban) untuk membayar pajak penghasilan dan biaya – biaya lainnya.

5.      Apakah denda yang dikenakan cukup tinggi?
Jawab : Tidak, karena perusahaan telah melakukan penggelembungan dana sebesar $3,54 miliar, sedangkan Arthur Anderson membayar denda hanya sebesar $7 Juta dan WMI membayar denda hanya sebesar $677 Juta, dengan kontribusi dari Arthur Anderson sebesar $95 Juta.

6.      Apakah seharusnya anda menggunakan “Anjing” yang sama untuk menemukan “Tulang” dalam suatu skandal akuntansi?
Jawab : Seharusnya menggunakan “Anjing” yang berbeda agar “Tulang” dalam skandal akuntansi yang ditemukan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya tanpa ada manipulasi dan kecurangan laporan keuangan.


“TUGAS ETIKA PROFESI”
4EB07
Nama Kelompok :
·         Rotua Lilis                              (26210257)
·         Scesar Sahala U                      (26210424)
·         Shinta Prastanti D                   (26210524)
·         Siti Filza Atika                        (26210589)     
·         Stevi Grace Polii                     (26210695)
·         Suciati Rukmini                      (26210711)
·         Sulaiman                                 (26210729)
·         Tika Dian Pertiwi                    (26210896)



Kasus Etika : "Mengundurkan Diri atau Melayani ?"



Dari kasus etika tersebut, dapat diketahui kronologi permasalahannya sebagai berikut:
1.      Perusahaan sedang mengalami penurunan profitabilitas. Profitabilitas atau kemampuan memperoleh laba adalah suatu dalam presentase yang digunakan untuk menilai sejauh mana perusahaan mampu menghasilkan laba pada tingkat yang dapat diterima.
2.      Usulan untuk pihak manajemen agar melakukan upaya tagihan beberapa kredit yang macet dan menyesuaikan beberapa kebijakan akuntansi agar membuatnya tidak terlalu konservatif.
3.      Bent Hunt adalah seorang Auditor untuk Prairienland Bank yang khawatir atas opini yang diberikan atas laporan keuangannya.
4.      Bent Hunt melakukan konsolidasi dengan pihak manajemen untuk membahas permasalahannya.
5.      Pihak manajemen menolak usulan tersebut dan mereka membuat kebijakan untuk bekerja sama dengan sebuah perusahaan dalam hal mengasuransikan setiap permasalahan bank.
6.      Ben meminta nasihat kepada James berkaitan dengan perilaku akuntansi yang dipakai oleh pihak manajemen dan resiko-resiko auditnya.
7.      Ben dan James spekat bahwa mereka memutuskan mengundurkan diri dari kerjas sama dengan Prairienland Bank.
8.      James bertemu dengan Jack Lane dan Jack Lane yang baru saja mendapatkan klien Prairieland Bank.

 
Pertanyaan :
1.      Apakah keputusan yang Ben lakukan, Mengundurkan diri atau untuk melayani ?
2.      Apakah yang seharusnya James lakukan ?

Jawaban :
1.      Apakah keputusan yang Ben lakukan, Mengundurkan diri atau untuk melayani ?
Jawab : Mengundurkan diri, Alasannya :
A.    Ben dan James sudah tidak sependapat lagi atas kebijakan yang di ambil oleh pihak manajemen Prairieland Bank. Dan apabila mereka tetap mengikuti keinginan dari pihak manajemen Prairieland Bank maka mereka akan mengalami resiko-resiko sebagai auditor.
B.      Jika mereka tetap melayani maka apa yang mereka lakukan akan menyimpang dari standar umum auditor dimana sikap indenpendensi sebagai seorang auditor harus dipertahankan.
C.     Dan pada kode etik auditor sendiri menyatakan bahwa “Kode etik merupakan dasar profesionalisme auditor dalam pelaksanaan audit. Profesionalisme dari seorang auditor tercemin dari sikap dapat dipercaya, memiliki integritas, dapat menjaga kerahasiaan dan berpendirian. Dan dalam hal ini Ben dan James apabila mereka tetap mengikuti kebijakan dari pihak Prairieland Bank, mereka tidak bisa menunjukkan sikap berpendirian, karena penilaian yg ia berikan tidak sesuai dengan penilaian yang proporsional dan kontekstual yang ia temukan di perusahaan tersebut. Dalam hal ini adalah “Penjelasan bahwa ketentuan untuk pinjaman yang diragukan terlalu rendah, sedangkan pihak perusahaan Prairieland Bank tidak ingin meningkatkannya karena akan menurunkan keuntungannya.

2.      Apa yang seharusnya James Lakukan ?
Jawab:
Dengan melihat keadaan permalasahannya maka james sebaiknya memberitahukan kepada Jack Lane bahwa dia baru saja mengundurkan diri sebagai mitra dari Prairieland Bank dengan menjabarkan alasan-alasan kenapa dia berhenti agar membuat Jack Line menimbang kembali tawaran yang telah diambil.

“TUGAS ETIKA PROFESI”
4EB07
Nama Kelompok :
·         Rotua Lilis                              (26210257)
·         Scesar Sahala U                      (26210424)
·         Shinta Prastanti D                   (26210524)
·         Siti Filza Atika                        (26210589)     
·         Stevi Grace Polii                     (26210695)
·         Suciati Rukmini                      (26210711)
·         Sulaiman                                 (26210729)
·         Tika Dian Pertiwi                    (26210896)


Tuesday, July 2, 2013

Percakapan Bahasa Inggris

Nama   : Rotua LiLis
NPM   : 26210257
Kelas   : 3EB07
Tugas Bahasa Inggris

Candy             : Hi, Candy.. its been a long time since I saw you. How are you?
Ara                  : Im very well, thanks. How about you?
Candy             : Im fine too, thanks. I have got a job right now. By the way, what do you do?
Ara                  : Well, i was an auto mechanic for years, Candy. Now i work in the special order departement at the auto assembly plant.
Candy             : Its so great. What hours do you work? You work third shift dont you, ara?
Ara                  : Yeah, thats right. I work all night and go to bed when the sun come up.
Candy             : Doesnt that bother you? Staying up all night and sleeping in the day time.
Ara                  : Not at all. I like working at night. so what your job now?
Candy             : I work at city hospital, and i do enjoy contact with patients
Ara                  : Wow.. what a great job. I think you will be a great doctor some day
Candy             : I hope so. Thanks. Good luck with your job, Ara..
Ara                  : Ok, thanks. Good luck to you too, Candy! See you.. bye

Candy             : Bye

Tugas Bahasa Inggris2 /HOWARD'S MORNING/

Nama   : Rotua LiLis
NPM   : 26210257
Kelas   : 3EB07
Tugas Bahasa Inggris2

HOWARD'S MORNING

The clock radio played/t/ soft music, but it sounded/id/ far away to Howard. At last, he opened/d/ his eyes, rolled/id/  over, and looked/t/ at the clock. He turned/d/ away and started/id/ to go back to sleep when suddenly he realized/t/ that it was already eight o’clock. He was late. He jumped/d/ out of bed, quickly shaved/t/, brushed/d/ his teeth, combed/id/ his hair, and got dressed/d/. He’d wanted/id/ to take a shower, but decided/id/ that there wasn’t enough time. He rushed/d/ down the stairs and into the kitchen. He hated/id/ being late. Hurriedly, he fixed/d/ breakfast-coffee and a toasted/id/ English muffin (no time for his usual fried/d/ egg)-and raced/d/ out the door. He started/id/ his car and had just pulled/d/ out the driveway when the thought popped/id/ into his mind: it was Saturday; he didn’t have to go to work after all. He slowly returned/d/, climbed/t/ the stairs, changed/t/ his clothes, and went back to bed again.

Tugas Bahasa Inggris2 /LAUNDRY TIME/

Nama   : Rotua LiLis
NPM   : 26210257
Kelas   : 3EB07
Tugas Bahasa Inggris2

LAUNDRY TIME


Liz hates/s/ doing the laundry. She realizes/iz/ that four weeks/s/ have passed since her last trip to the Laundromat. There are There are piles/s/ of clothes/s/ in the closets/s/, the sheets/s/and towels/s/ are dirty, she’s/z/ been wearing the same pair of blue jeans/s/ for nine days/s/, and she doesn’t/z/ have any clean socks/s/ or blouses/iz/ left. She thinks/s/ about it while she watches/iz/ one of her favourite TV shows/z/. She wishes/iz/ she didn’t have to do such chores/s/ . Then she opens/s/ a book, turns/s/ the pages/z/ , and tries/s/ to study. The phone rings/s/ : one of Liz’s/iz/ now or never. She can’t go to the party unless she washes/iz/ one of her new dresses/iz/. She stuffs/s/ all her clothes/s/ into two laundry bags/s/. She strips/s/ the bed and pulls/z/ the pillowchases/iz/ off the pillows/z/. She goes/z/ through the apartment, picking up everything in sight. Finally, she grabs/z/ some coat hangers/s/, two boxes/iz/ of detergent, and her keys/iz/, and closes/iz/ the door behind her. She hopes/s/ she won’t be too late. She arrives/s/ at the Laundromat, carries/z/ in all her belongings/s/, and searches/iz/ for some empty machines/s/. But they’re all either in use or out of order. She sighs/s/, picks/s/ up everything, and drives/z/ to the local video store to rent a couple of movies/z/.

Saturday, April 27, 2013

Tenses



Past
Perfect
Future
Simple
i heard him sing on the phone
i hear him sing on the phone
i will hear him sing on the phone
Continuous
i was hearing him sing on the phone
i am hearing him sing on the phone
i will be hearing him sing on the phone
Perfect      
i had heard him sing on the phone
i have heard him sing on the phone
i will have heard him sing on the phone